Ketahui Manfaat Pajak dan Layanan di KPP Pratama Surakarta

By Mayawa Gi - April 15, 2021

"Inginnya sekolah gratis dari pendidikan dini sampai perguruan tinggi... Inginnya fasilitas kesehatan lengkap dan tersedia gratis tanpa syarat... Inginnya semua jalan raya mulus tak berlubang... Toh, Indonesia katanya kaya akan sumber daya alam. Gak bayar pajak gak papa kan?". Hadeuhhh, masih ada yang berpikiran begini? kalau kamu belum memahami pentingnya membayar pajak, sebaiknya kamu mencari tahu dulu apa manfaat pajak bagi masyarakat dan bagi negara. Atau mungkin sebenarnya kamu sudah paham manfaat pajak, namun masih merasa khawatir, takut, maupun malas harus berurusan dengan kantor pajak. Ribet enggak sih?

Sebagai Kaniya atau Kawan Dunia Maya (sebut saja blogger), Nirmala mau berbagi pandangan tentang pajak nih sama kamu semua. Sebagai warga negara yang baik, Nirmala ingin mengambil peran sebagai pahlawan masa kini dengan taat pajak dan menyebarkan informasi yang benar tentang perpajakan di Indonesia. Gayung bersambut dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta. Nirmala dan teman-teman blogger diundang untuk ngobrol santai tentang pelayanan dan manfaat pajak, sekaligus keliling melihat fasilitas di KPP Surakarta. Simak ulasannya, ya!

Pajak Kita untuk Kita : Pentingkah Membayar Pajak?

Penyelenggaraan negara ini membutuhkan biaya. Tentu saja! Jangankan negara yang besar, perkumpulan di tingkat RT atau perumahan saja ada uang kas, bukan? Untuk memenuhi kebutuhan biaya suatu negara, kita perlu memiliki sumber pendapatan. Maka dirancanglah APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) agar keuangan negara bisa terencana dengan baik.

Dana APBN ini digunakan untuk menyediakan fasilitas dan layanan publik, seperti membangun jembatan, jalan raya, rumah sakit, stadion olahraga, termasuk membayar gaji para ASN. Nah, darimanakah dana untuk membiayai seluruh kebutuhan tersebut? Betul sekali jika kamu mengatakan bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alam yang bisa digunakan sebagai pendapatan negara. Namun, sumber daya alam ini sangat terbatas dan pengelolaannya tidak bisa sembarangan. Penjualan sumber daya alam yang berlebihan dapat merusak ekosistem dan bisa menimbulkan bencana alam. Bukankah kita harus tetap menjaga kelestarian alam ini untuk anak cucu nanti?

Oleh karena itu, kita tidak bisa hanya mengandalkan sumber daya alam saja. Diperlukan sumber lain untuk mencukupi kebutuhan biaya setiap tahunnya. Selain sumber daya alam, pemerintah mendapatkan dana dari pinjaman dalam negeri dan luar negeri, serta dari pajak. Dari semua sumber dana ini, pajak merupakan sumber dana yang paling ideal karena minim risiko dan mendorong kita menjadi bangsa yang mandiri. Jadi, sangat penting bagi setiap warga negara untuk membayar pajak sesuai ketentuan.

Cara Mudah Menjadi Pahlawan Masa Kini : Taat Pajak

Manfaat pajak sangat banyak, baik bagi suatu negara maupun bagi setiap warganya. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak patuh peraturan perpajakan. Hal ini dibuktikan dengan tidak tercapainya target penerimaan pajak setiap tahunnya. Kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak masih sangat rendah. Ada yang memang benar-benar tidak tahu dan malas mencari tahu, ada yang sudah tahu tapi sengaja mengemplang pajak, ada juga yang sebenarnya ingin taat pajak namun khawatir ribet dan sebagainya.

Nah, kali ini Nirmala juga mau kasih tips cara mudah mengurus pajak. Kamu bisa menjadi pahlawan masa kini dengan mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Ingat rumusnya adalah DHBL, yaitu Daftar, Hitung, Bayar, dan Laporkan. Semua prosesnya bisa kamu lakukan dengan cepat dan sederhana, kok.

1. Daftar

Jika kamu belum memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), sebaiknya kamu segera melakukan pendaftaran. Datanglah ke kantor pelayanan pajak yang ada di dekat tempat tinggalmu. Cara mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP cukup mudah, kamu hanya perlu mengisi formulir pendaftaran dan menyiapkan fotocopy KTP. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya alias GRATIS.

2. Hitung

Negara telah mempercayakan padamu untuk menghitung sendiri jumlah pajak yang harus kamu bayar. Untuk karyawan yang menerima upah tetap, ada pajak penghasilan yang biasanya langsung dipotong oleh pemberi kerja. Jadi, untuk penghitungannya sudah dilakukan oleh bagian SDM tempat kamu bekerja. Namun jika kamu merupakan freelancer atau memiliki sumber penghasilan lain, kadang-kadang pemberi kerja belum memotong penghasilanmu untuk pajak. Oleh karena itu, kamu perlu menghitung sendiri berapa pajak yang perlu kamu bayarkan. Kamu tidak perlu khawatir jika belum bisa menghitungnya, kamu bisa datang ke kantor pajak untuk konsultasi langsung dengan petugas.

3. Bayar

Setelah kamu menghitung sendiri jumlah pajak yang harus dibayar, pastikan kamu membayarkan sebelum jatuh tempo agar terhindar dari denda keterlambatan. Saat ini, pembayaran pajak menggunakan kode billing yang akan masuk ke kas negara. kamu bisa membayarnya melalui atm, internet banking, atau kantor pos. Jadi, jangan bayar secara tunai ke petugas pajak ya, bakalan ditolak, hehe.

4. Lapor

Bayar pajak secara online, lapor pajak juga bisa secara online. Cara lapor pajak sekarang tidak ribet harus datang ke kantor pajak lagi seperti beberapa tahun lalu. Jangan lupa untuk melaporkan SPT Tahunan Pph 1770 sebelum tanggal 31 Maret tahun berikutnya. Saran saya sih, usahakan lapor di Bulan Januari atau Februari, agar bisa lebih cepat beres dan tidak lupa.

Mengintip Layanan dan Fasilitas di KPP Pratama Surakarta

Dulunya, beberapa orang akan malas datang ke kantor pelayanan pemerintah. Banyak keluhan yang disampaikan, seperti pelayanan yang tidak ramah bahkan ketus, birokrasi rumit, dan sistem yang lamban. Suasana kantor pemerintahan pun membosankan dengan fasilitas yang tidak terawat. Namun, hal tersebut ditepis dengan manis oleh KPP Pratama Surakarta. Kalau enggak lihat sendiri mungkin enggak bakalan nyangka, ini kantor pajak apa hotel :D

Memasuki gedung KPP Pratama Surakarta, kita akan disambut ramah oleh petugas. Lobby utama kantor pajak ini juga memiliki desain interior dan furniture kekinian yang instagramable. Suasana santai ini dibuat agar tidak ada lagi kesan bahwa pajak itu menakutkan. Semua orang bisa menikmati pelayanan yang bersahabat dan dibantu mengatasi masalahnya terait perpajakan.

Layanan dan fasilitas di KPP Pratama Surakarta ini terbilang lengkap. Disediakan tempat bermain anak agar anak-anak yang ikut ke kantor pajak tidak bosan. Ada juga ruang laktasi yang nyaman lengkap dengan sofa, televisi, dan lemari pendingin khusus untuk para ibu yang sedang mengASIhi. Selai itu, tersedia juga perpustakaan dan galeri internet. Tentu saja tersedia jaringan internet yang dapat digunakan gratis. Jangan khawatir kehabisan daya baterai gadget, karena colokan listrik untuk charger tersedia dalam jumlah yang cukup.

KPP Pratama Surakarta memiliki tempat ibadah berupa masjid yang ukurannya cukup luas dan biasa digunakan juga untuk ibadah Sholat Jumat. Fasilitas kantin, parkir, dan area drop-off juga tertata dengan baik. Ada juga taman yang asri dan gazebo yang biasa digunakan karyawan untuk bertemu maupun rapat dengan suasana santai.

Kementerian Keuangan melalui Dirjen Pajak telah banyak berbenah dan semakin membaik. Khususnya DJP Jawa Tengah 2 dan KPP Pratama Surakarta telah mengalami peningkatan sistem dan pelayanan yang sangat baik dalam beberapa tahun terakhir ini. Kita patut memberikan apresiasi atas kerja keras teman-teman di perpajakan ini. Mereka sudah berjuang memberikan pelayanan yang baik, masak sih kita masih cuek aja? Ayo dong, sama-sama kita pastikan diri kita memiliki NPWP dan taat mematuhi semua peraturan perpajakan.

Pajak kita untuk kita.

  • Share:
  • facebook

You Might Also Like

0 comments